Arkib

Archive for September 2016

Nilai PAHALA sama ketika keuzuran

September 26, 2016 Tinggalkan komen

DARIPADA Abu Abdillah yaitu Jabir bin Abdullah al-Anshari radhiallahu’anhuma, berkata:

Kita berada beserta Nabi s.a.w. dalam suatu peperangan – yaitu perang Tabuk – kemudian beliau s.a.w. bersabda:

“Sesungguhnya di Madinah itu ada beberapa orang lelaki yang engkau semua tidak menempuh suatu perjalanan dan tidak pula menyeberangi suatu lembah, melainkan orang-orang tadi ada besertamu – yakni sama-sama memperoleh pahala – mereka itu terhalang oleh sakit – maksudnya andaikata tidak sakit pasti ikut berperang.

” Dalam suatu riwayat dijelaskan: “Melainkan mereka – yang tertinggal itu – berserikat denganmu dalam hal pahalanya.” (Riwayat Muslim)

Hadis sebagaimana di atas, juga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Anas r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Kita kembali dari perang Tabuk beserta Nabi s.a.w., lalu beliau bersabda:

“Sesungguhnya ada beberapa kaum yang kita tinggalkan di Madinah, tiada menempuh kita sekalian akan sesuatu lereng ataupun lembah, melainkan mereka itu bersama-sama dengan kita jua -jadi memperoleh pahala seperti yang berangkat untuk berperang itu – mereka itu terhalang oleh sesuatu keuzuran.”

Kategori:Uncategorized

Tiada HIJRAH kecuali Mujahadah

September 24, 2016 Tinggalkan komen

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, berkata: Nabi s.a.w. bersabda:

“Tidak ada hijrah setelah pembebasan – Makkah – , tetapi yang ada ialah jihad dan niat.

Maka dari itu, apabila engkau semua diminta untuk keluar – oleh imam untuk berjihad, – maka keluarlah – yakni berangkatlah.” (Muttafaq ‘alaih)

Maknanya: Tiada hijrah lagi dari Makkah, sebab saat itu Makkah telah  menjadi perumahan atau Negara Islam.

Kategori:Uncategorized

Akan dibangkit sesuai dengan niat

September 22, 2016 Tinggalkan komen

DARIPADA Ummul mu’minin yaitu ibunya – sebenarnya adalah bibinya – Abdullah yakni Aisyah radhiallahu ‘anha, berkata:

Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Ada sepasukan tentera yang hendak memerangi – menghancurkan – Ka’bah, kemudian setelah mereka berada di suatu padang dari tanah lapang lalu dibenamkan-dalam 9 tanah tadi -dengan yang pertama sampai yang terakhir dari mereka semuanya.”

Aisyah bertanya: “Saya berkata, wahai Rasulullah, bagaimanakah semuanya dibenamkan dari yang pertama sampai yang terakhir, sedang di antara mereka itu ada yang ahli pasaran – maksudnya para pedagang – serta ada pula orang yang tidak termasuk golongan mereka tadi – yakni tidak berniat ikut menggempur Ka’bah?”

Rasulullah s.a.w. menjawab: “Ya, semuanya dibenamkan dari yang pertama sampai yang terakhir, kemudian nantinya mereka itu akan diba’ats – dibangkitkan dari masingmasing kuburnya – sesuai  niat-niatnya sendiri – untuk diterapi dosa atau tidaknya.

(Muttafaq ‘alaih)

Sumber : Riadus Solihin

Kategori:Uncategorized

Ibn bacoks berwajah baru

September 21, 2016 Tinggalkan komen

KEPADA peminat blog ibn bacoks. Kini kami kembali lagi dengan berwajah baru. Berkonsepkan Dakwah bil Makruf, Nahyu anil Mungkar diharap ruang ini mewujudkan satu fenomena baru hendaknya.

Insya Allah, penulisan ini akan didominasikan berkaitan dengan dakwah Islamiah, khasnya di bumi Johor Darul Takzim. Maaf atas segala ketelanjuran kata-kata dan bicara sebelum ini. Sokongan anda amat kami hargai.

Kategori:Uncategorized