Utama > Uncategorized > Hadis : Wajib ikut Hukum Allah swt

Hadis : Wajib ikut Hukum Allah swt


​DARIPADA Abu Hurairah r.a.katanya: “Ketika ayat ini turun pada Rasulullah s.a.w. yaitu-yang artinya: Bagi Allah adalah apa-apa yang ada di dalam langit dan apa yang ada di bumi.

 Jikalau engkau semua terangkan apa-apa yang dalam hatimu alau jikalau engkau semua sembunyikan itu, niscayalah Allah akan  memperhitungkan semuanya,” sampai akhir ayat. 

Dikala itu, maka hal  yang sedemikian tadi dirasa amat beratoleh para sahabat Rasulullah s.a.w. Mereka lalu mendatangi Rasulullah s.a.w. kemudian mereka berjongkok di atas lutut mereka lalu berkata: 

“Ya Rasulullah, kita  telah dipaksakan untuk melakukan amalan-amalan yang kita semua juga kuat melaksanakannya, yaitu shalat, puasa, jihad dan sedekah. Tetapi kini telah diturunkan kepada  Tuan sebuah ayat dan kita rasanya tidak kuat melaksanakannya. 

Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: “Adakah engkau semua hendak mengatakan sebagaimana yang dikatakan oleh  dua golongan  ahlul kitab-kaum Nasrani dan Yahudi -yang hidup sebelummu semua ini, yaitu ucapan: “Kita  mendengar tetapi kita menyalahi.” Tidak boleh sedemikian itu, tetapi ucapkanlah: “Kita mendengar dan kita  mentaati. 

Kita memohonkan pengampunan padaMu,ya Tuhan  kita, dan kepadaMulah tempat kembali.” Setelah kaum – sahabat-sahabat Rasulullah s.a.w. – membaca itu, lagi pula lidah-lidah mereka telah tunduk – tidak bisa bercakap sesuatu, lalu Allah Ta’ala menurunkan lagi sesudah itu ayat – yang artinya: 

“Rasul itu mempercayai apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, begitu pula orang-orang yang beriman. Semuanya percaya  kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitabkitabNya, dan rasul-rasulNya. 

Mereka berkata:  “Kita tidak membeda-bedakan seorangpun di antara rasul-rasul Allah itu.” Mereka berkata lagi: “Kita   mendengar dan   kita   mentaati.   Kita   memohonkan  pengampunan daripadaMu, ya  Tuhan kita dan kepadaMulah tempat kembali.” Selanjutnya setelah mereka telah melaksanakan  sebagaimana isi ayat di atas itu, lalu Allah ‘Azzawajalla menurunkan lagi ayat – yang artinya: 

“Allah tidak melaksanakan kewajiban kepada seseorang, hanyalah sekedar kekuatannya belaka, bermanfaat untuknya apa-apa yang ia lakukan dan berbahaya pula atasnya apa-apa yang ia lakukan. Ya Tuhan  kita, janganlah Engkau menghukum kita atas sesuatu yang kita lakukan karena kelupaan  atau kekhilafan – yang tidak disengaja.” 

Beliau s.a.w. bersabda: “Benar –  kita telah melaksanakan.” “Ya Tuhan kita, janganlah Engkau pikulkan kepada kita beban yang berat, sebagaimana yang telah Engkau pikulkan kepada  orang-orang yang terdahulu sebelum kita.” Beliau bersabda: “Benar.” “Ya Tuhan kita, janganlah Engkau pikulkan kepada kita sesuatu yang kita tidak kuat melaksanakannya.” 

Beliau bersabda: “Benar.” 

“Dan berilah maaf dan pengampunan, belas kasihanlah kita. Engkau pelindung kita, maka tolonglah kita terhadap kaum  kafirin itu.” 

Beliau bersabda: “Benar.” (Ayat di atas dari surat al-Baqarah 286). (Riwayat Muslim) 133

Kategori:Uncategorized Tag:
  1. Tiada komen.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: